Image Background
header
Kesaksian KAYA JADI MISKIN
KAYA JADI MISKIN
Sebab kalian mengetahui betul bahwa kita sangat dikasihi oleh Yesus Kristus Tuhan kita. Ia kaya, tetapi Ia membuat diri-Nya menjadi miskin untuk kepentinganmu, supaya dengan kemiskinan-Nya itu, kalian menjadi kaya.
2 Kor 8:9 (versi BIS/Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Selama bertahun-tahun, ada donatur misterius yang membagikan uang dalam jumlah banyak ke berbagai perguruan tinggi dan rumah sakit di Amerika Serikat. Orang ini memberi tanpa mau memberitahukan namanya. Akhirnya ketahuan siapa dermawan tersebut. Charles "Chuck" Feeney, menjadi kaya raya melalui perusahaannya, Duty Free Shoppers (DFS), dan telah membagikan hartanya sebesar $5 milyar (Rp 47 trilyun) untuk sosial.
Ketika Feeney tidak lagi termasuk dalam daftar 400 orang terkaya oleh majalah Forbes th 1997, majalah itu menjelaskan alasannya dengan kalimat yang sangat jarang terdengar ini: "Tidak masuk daftar lagi karena memberikan hartanya ke kegiatan sosial."
Charles Feeney meniru Yesus. Apa yang Feeney lakukan adalah gambaran dari apa yang Yesus lakukan 2000 tahun yang lalu. Semua kita lahir miskin dan kekurangan, termasuk anaknya Bill Gates sekalipun. Tidak percaya? Mari kita lihat fakta ini:
 Semua kita lahir telanjang. Apakah pernah ada yang lahir sudah pakai baju?
 Semua kita lahir bodoh. Apakah ada yang lahir sudah langsung bisa membaca? Apakah ada yang lahir sudah langsung pintar matematika?
 Semua kita lahir setengah buta dan bisu. Bayi yang baru lahir hanya bisa melihat sejauh 25 cm. Matanya baru akan sempurna setelah di atas 4 bulan. Mulut bisa keluar suara tetapi semua tidak mengerti apa artinya.
 Semua kita lahir miskin. Kalaupun seandainya saudara anaknya orang paling kaya sedunia, dan lahir langsung dikasih uang tunai 1 trilyun di taruh di ranjangmu, tetaplah saudara tidak bisa menikmati uang itu sampai bertahun-tahun kemudian. Saudara tidak mengetahui arti uang itu, dan dengan demikian uang itu tidak ada nilainya!
 Puncak kemiskinan adalah kita lahir tidak mengenal Bapa kita yang sejati, Allah Pencipta kita.
Itu sebabnya manusia tidak boleh sombong. Dia bisa mendapatkan banyak hal dalam hidupnya tetapi itu bukan karena kemampuan dia semata. Dia bisa bertahan hidup karena ada mama (suster?) yang mengurus dia. Ada papa yang mengajar dia dan mencari uang supaya dia bisa makan. Ada guru yang mengajar dia. Ada teman-teman yang mendukung dia. Ada orang-orang yang memberi dia kesempatan.
Tetapi lebih dari segalanya, anugerah dan kekayaan terbesar manusia adalah keselamatan sejati. Surga menjadi bagian kita. Kekayaan sejati manusia adalah sewaktu dia mengenal Allah yang menciptakan dia dan menyelamatkan dia. Untuk apa, kata Yesus, seseorang memperoleh seisi dunia kalau dia kehilangan nyawanya?
Supaya itu terjadi, maka Yesus, yang setara dengan Allah, telah turun ke dunia dan mengambil rupa seorang manusia. Dia lahir di kandang, hidup dalam kemiskinan dan penderitaan, dan akhirnya mati sebagai penjahat. Dia yang sangat kaya dan penuh kemuliaan telah rela menjadi miskin dan penuh kehinaan, supaya kita yang semula sangat miskin bisa menjadi kaya melalui kemiskinan-Nya. Kekayaan apa yang kita dapat dari Yesus? Tak terbilang! Tetapi ini beberapa contoh:
 Keselamatan kekal (Yoh 3:16). Jaminan dari Yesus adalah ada tempat untuk kita di surga (Yoh 14:1-3). Kalau hari ini kita percaya kepada Dia, keselamatan menjadi bagian kita (Rom 10:9-10).
 Jaminan penyertaan (Mat 28:20). Dia adalah Immanuel, Allah yang beserta dengan kita (Mat 1:23). Dia tidak pernah meninggalkan kita sendirian (Ibr 13:5).
 Damai sejahtera (Yoh 14:27). Kita akan mendapatkan damai yang sejati, yang berbeda dengan yang dunia tawarkan kepada kita. Segala kekacauan dalam hidup kita digantikan dengan ketenangan dan damai yang luar biasa.
 Ganti rugi seratus kali lipat untuk kehilangan kita (Mrk 10:29-30). Ini bukan berarti orang yang Kristen akan mendapat 100 rumah atau ladang buat dirinya dan otomatis jadi kaya raya. Contohnya adalah begini: kalau saya pergi ke kota lain atau negara lain, ada orang-orang Kristen yang dengan senang hati akan membukakan pintu rumah mereka untuk saya tinggal. Jadi saya tidak kekurangan rumah dimanapun!
Bagaimanakah caranya mendapatkan semua kekayaan ini?
Jadikanlah Yesus sebagai Tuhan dan Penguasa hidupmu. Maka semuanya akan menjadi hak kita.
Harold Hughes suatu hari masuk ke bak mandi dengan membawa senapan pendek. Dia masukkan moncong senapan ke dalam mulutnya dan siap bunuh diri. Istri dan anaknya sudah meninggalkan dia karena tidak tahan dengan ketergantungannya kepada minuman keras. Pada detik dia mau menembak, dia didatangi oleh Yesus, Sang Tukang Kayu dari Nasaret. Hidupnya berubah total dan dia akhirnya menjadi gubernur negara bagian Iowa di Amerika Serikat. Harold Hughes berubah begitu hebat, sehingga mantan tukang korannya ikut bertobat dan menjadi pendeta, karena melihat perubahan hidupnya.
Hidup saudara juga bisa berubah. Naikkanlah doa ini, kalau saudara ingin mengalami perubahah:
Tuhan Yesus, ubahkanlah hidupku ini. Pakailah aku seperti yang Engkau mau. (pst)
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT