Image Background
header
Umum A K H I R
A K H I R
Untuk segala sesuatu ada masanya,
untuk apapun di bawah langit ada waktunya. – Pkh 3:1

Dalam waktu beberapa hari lagi, tahun 2014 akan berakhir.
Mungkin bagi beberapa orang, ini kabar bagus. Beberapa orang senang dengan ‘sang akhir’. Mereka menanti-nantikan kapan ‘sang akhir’ akan datang. Kalau yang dialami adalah hal yang buruk dan menyusahkan, semua orang mau supaya ‘sang akhir’ segera datang, sehingga mereka bisa berkata dengan lega ‘akhirnya….’.
Tetapi yang lain mengalami hal-hal yang enak dan menyenangkan. Mereka berharap ‘sang akhir’ jangan cepat-cepat datang, kalau bisa tidak usah datang! Dan mereka mengutip kata-kata ini: Why do all good things must come to an end (Kenapa semua hal yang baik harus berakhir)?
Jawabannya: All good things must come to an end, so that the BEST things can come (semua hal yang baik harus berakhir, supaya hal yang TERBAIK bisa datang)!
Khusus mengenai waktu dan tahun, kita tahu bahwa kita tidak berdaya untuk menahan mereka. Waktu akan terus berlalu, tahun akan terus berganti. Siapapun presidennya, apapun makanannya, waktu tidak akan berhenti. Dia melaju terus. Sang waktu sungguh perkasa… Tidak ada yang bisa menahan dia.
Ada dua hal yang orang sering lakukan menjelang akhir tahun, yang diwujudkan dalam dua pertanyaan:
Apakah yang SUDAH kita perbuat dengan waktu dan tahun yang SUDAH Tuhan berikan kepada kita? Evaluasi, refleksi diri dan memandang ke belakang.
Apakah yang AKAN kita perbuat dengan waktu dan tahun yang AKAN Tuhan berikan kepada kita? Perencanaan dan memandang ke depan.
Tetapi tidaklah kalah pentingnya untuk kita BERSYUKUR untuk apa yang kita sudah terima dari Tuhan di tahun 2014 ini. Sepanjang tahun ini, saya yakin saudara-saudari sekalian tidaklah terus menerus mengalami hal-hal yang baik, tetapi juga tidak terus menerus mengalami hal-hal yang buruk.
Kalau saudara merasa bahwa yang saudara terima hanyalah hal-hal yang buruk dan tidak ada satupun yang baik, saya mengajak saudara untuk ambil waktu untuk merenung dalam-dalam. Benarkah tidak ada yang baik? Atau sebenarnya ada, cuma tersembunyi? Atau sebenarnya tidak tersembunyi, cuma tidak terlihat? Atau sebenarnya terlihat, cuma diabaikan karena saudara terlalu terpaku pada hal-hal yang negatif?
Seorang pria bersaksi. Dia menceritakan tentang hidupnya yang cukup berhasil. Dari hidup yang susah sekarang dia menjadi dokter terkenal dan kaya raya. Dia bersyukur, tetapi selama bertahun-tahun dia bingung mesti bersyukur kepada siapa! Sekarang dia baru sadar, dia patut bersyukur kepada Tuhan. Sekalipun saat ini dia didiagnosa terkena penyakit yang akan merenggut nyawanya.
Tapi, bagaimana dengan berbagai kesusahan, penderitaan, kekecewaan dan luka yang terjadi di 2014?
Di sini kita memiliki pilihan. Apakah hal-hal ini mau kita tinggalkan di thn 2014 atau kita tenteng dan gendong terus ke thn 2015?
Pikir baik-baik…
Secara rasional, pasti kita akan mengatakan lebih baik ditinggalkan saja di thn 2014. Untuk apa membawa racun ke thn 2015? Tetapi secara emosional, kita sering mau membawa hal-hal yang pahit ini ke tahun yang akan datang. Kenapa? Karena hal-hal ini sering kali bisa dipakai sebagai alasan untuk marah; alasan untuk menangis; alasan untuk mengatai-ngatai orang lain; alasan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu… Tapi harga yang harus kita bayar bisa mahal sekali. Penyakit di badan dan di jiwa mengejar orang-orang yang membawa racun dalam jiwa mereka.
Saya mengusulkan kita melakukan 2 hal: mengampuni dan bersyukur.
Ampuni orang yang bersalah terhadap kita. Lepaskan keinginan untuk membalas. Biarkan Tuhan yang melakukan pembalasan.
Saudara dan saya harus banyak bersyukur. Bersyukur mengubahkan perasaan kita, pikiran kita dan, akhirnya, hidup kita. Seperti wanita tanpa kaki yang saya temui di JakBar; atau pria dengan separuh kaki dan tangan di Surabaya; mereka tetap bisa bersyukur. Bersyukur, pada akhirnya, adalah pilihan yang kita ambil.
Mari akhiri tahun 2014 dengan BERSYUKUR KEPADA DIA! (pst)
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT