Image Background
header
Umum A  K  H  I   R
A K H I R
Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. (2 Pet 3:10)


Bayangkanlah bahwa saudara ada di kota Southampton di negara Inggris pada satu hari di bulan April 1912. Saudara sedang berdoa, lalu mendapat wahyu dari Tuhan bahwa kapal Titanic, yang sedang berlabuh di pelabuhan Southampton, akan tenggelam di lautan. Saudara segera bergegas ke pelabuhan dan mencari Edward Smith, kapten kapal Titanic, untuk membagikan pesan Tuhan ini. Apa yang akan terjadi? Saudara akan ditertawakan oleh Tuan Smith. Dia mungkin akan berkata bahwa kapal ini tidak mungkin tenggelam karena teknologinya hebat sekali.

Lalu saudara lari ke para pelaut dan petugas di kapal. Sama juga, saudara akan dianggap orang usil, kurang kerjaan, bahkan kurang waras. Saudara akan disuruh turun dari kapal.

Lalu saudara akhirnya mendatangi para penumpang kapal dan menyampaikan hal yang sama. Kemungkinan besar saudara akan dibilang terlalu ‘ngeroh’, terlalu banyak doa tapi kurang bergaul. Akhirnya saudara akan dipaksa turun dari kapal dan diserahkan ke polisi sebagai provokator.

Kira-kira itulah yang akan terjadi kalau saudara berkata kepada orang-orang bahwa, menurut Alkitab, kapal yang namanya bumi ini suatu hari akan hancur dan tidak ada lagi. Sebagian akan menertawakan saudara, sebagian akan marah dengan saudara.

Akhir jaman adalah salah satu topik yang banyak dibicarakan di Alkitab. Ada 319 nubuatan tentang kedatangan Tuhan kali yang ke dua di akhir jaman. Berakhirnya dunia atau bumi yang kita tinggali sekarang adalah suatu hal yang dinyatakan dengan terang benderang di Alkitab. Salah satunya kita kutip di awal artikel ini.

Tetapi kisah tentang akhir dunia ini bukanlah sesuatu yang disukai orang. Sebab akhir dunia bukanlah akhir segalanya. Setelah itu ada penghakiman oleh Sang Hakim di atas segala hakim. TIdak banyak orang yang siap dan mau menghadapi ini.

Secara umum ada 4 tipe manusia ketika kita berbicara tentang akhir jaman:

1. Tidak perduli sama sekali. Kelompok inilah yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus ketika dia berbicara tentang kedatangan Tuhan kali yang kedua di 1 Tes 5:6-7: Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. 7 Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Orang orang ini tidak sadar apa yang sedang terjadi karena mereka sedang tertidur atau mabuk. Bagi mereka akhir jaman tidak usah diketahui atau dibicarakan.
2. Tidak percaya dan melecehkan. Kelompok ini dibicarakan oleh Rasul Petrus di suratnya di 2 Pet 3:3-4: 3 Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. 4 Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." Mungkin saudara pernah berjumpa dengan orang yang demikian.
3. Terlalu perduli dan meramalkan kedatangan Tuhan. Inilah kelompok yang disebut oleh Rasul Paulus di 2 Tes 2:1-2: 1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, 2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Ini kesalahan yang banyak dilakukan oleh hamba-hamba Tuhan. Perhatikan bagaimana orang-orang ini membuat ramalan mereka jadi terasa berbobot: ‘ilham roh’ dan ‘surat yang dikatakan dari kami’. Dari 2000 tahun yang lalu sampai sekarang, taktik kuno dipakai terus, sehingga orang jadi percaya. Korban sudah banyak sekali, tetapi kesalahan ini terus berulang karena manusia tidak pernah mau belajar dari kesalahan maupun nasihat dari Tuhan Yesus: Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri." (Mat 24:36)
4. Berjaga-jaga tanpa menjadi ketakutan atau ketiduran. Inilah pesan Rasul Paulus di 1 Tes 5:6: Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Akhir jaman haruslah membawa sukacita besar bagi orang percaya, karena itu berarti Tuhan sudah dekat dan janji-Nya akan segera digenapi. Jelas sekali bagi kita kelompok inilah yang memberikan tanggapan dengan benar. Saudara dan saya harus menjadi seperti itu.

Akhir kata, entah Tuhan sudah mau datang kembali atau belum, dekat-dekat atau masih lama lagi, marilah kita berjaga-jaga, seperti pesan Rasul Petrus di 1 Pet 4:7: Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Mari kita tingkatkan ibadah kita menjelang kembalinya Tuhan dan kekasih jiwa kita, Yesus Kristus, Juru Selamat kita semua.
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT