Image Background
header
Umum ANDALAN
ANDALAN
Ada orang yang mengandalkan kereta perangnya, ada pula yang mengandalkan kudanya. Tetapi kita mengandalkan kuasa TUHAN, Allah kita. – Maz 20:8

Kenapa kesebelasan sepak bola Spanyol bisa kalah 1-5 dari kesebelasan Belanda di Piala Dunia 2014? Kata orang, karena di tim Spanyol sudah tidak ada pemain andalan bernama Puyol.
Kenapa kesebelasan Brasil bisa kalah 1-7 dari kesebelasan Jerman di arena yang sama? Kata orang, karena Neymar, andalan Brasil, cedera dan tidak bisa tampil.
Masing-masing tim memiliki pemain andalan. Masing-masing perusahaan memiliki produk andalan. Masing-masing rumah makan memiliki menu andalan. Masing-masing pendeta memiliki khotbah andalan.
Andalan adalah tempat kita meletakkan pengharapan, keinginan, dan mimpi-mimpi kita. Yang perlu kita cermati adalah: andalan harus benar-benar bisa diandalkan. Jangan sampai pada saat penentuan, andalan malah tidak muncul. Atau muncul juga, tetapi tidak bisa berfungsi seperti yang diharapkan.
Kata Pemazmur, masing-masing orang memiliki andalan. Ada yang mengandalkan kereta perangnya, ada yang mengandalkan kudanya. Tetapi kita mengandalkan kuasa TUHAN, Allah kita.
Mengandalkan kereta perang atau kuda adalah hal yang dianggap lumrah, terutama bagi mereka yang tidak percaya Tuhan. Tapi itu hal yang riskan. Kereta perang bisa mogok. Kuda bisa panik. Tentara Mesir yang mengejar orang Israel di Laut Teberau adalah contoh bagus. Kereta perang mereka terjebak di laut itu dan mereka tenggelam semua.
Tapi bukan itu saja yang bisa menjadi andalan orang. Banyak orang mengandalkan manusia, terutama orang yang dianggap memiliki kemampuan untuk menolong. Tapi itu hal yang riskan. Kemampuan manusia terbatas. Hari ini dia bisa, besok belum tentu dia masih bisa. Selain itu, manusia juga berubah. Hari ini senang sama kita, besok bisa benci sama kita.
Andalan yang tidak bisa mogok ataupun panik ataupun berubah adalah TUHAN Allah. Dia tidak pernah mogok, dan tidak pernah panik, dan tidak pernah tertidur. Itulah andalan setiap orang percaya.
Dimanakah letak kekuatan orang Kristen?
Letak kekuatan orang Kristen bukan pada jumlahnya, sekalipun kelihatannya lumrah kalau kita menonjolkan hal itu. Tetapi itu bukanlah kekuatan orang percaya. Kekuatan orang percaya ada pada doanya.
Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. – 1 Tim 2:1-2
…Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. – Yak 5:16
Karena itu, orang Kristen harus memanfaatkan kekuatannya (doa) dan bersandar pada andalannya (kuasa Allah). Terlalu banyak kita yang tanpa sadar sudah melupakan andalan kita dan gagal memanfaatkan kekuatan kita.
Saya mengajak saudara semua untuk berdoa untuk diri saudara, keluarga, gereja dan bangsa. Inilah yang saudara bisa doakan:
1. Hasil pemilihan presiden bisa diterima dengan baik – yang menang tidak tinggi hati dan yang kalah tidak sakit hati. Doakanlah kedamaian atas bangsa kita, sehingga tidak terjadi kekacauan, dendam, kerusuhan di negara tercinta ini.
2. Gereja-gereja di Indonesia supaya mengalami lawatan Tuhan – kita doakan kesatuan gereja di Indonesia dan juga lawatan Roh Kudus atas gereja-gereja ini.
3. GBI Putera supaya semakin masuk dalam rencana Tuhan – Tuhan punya rencana bagi GBI Putera. Rencananya ini harus tergenapi.
4. Gembala Sidang GBI Putera supaya semakin berkenan di mata Tuhan dan semakin disertai oleh Tuhan – doakan kesehatannya dan keluarganya, juga pengurapan Roh atas dia.
5. Para full-timer, part-timer, pekerja, aktifis GBI Putera supaya semakin berapi-api dalam melayani Tuhan – semua melayani dengan sukacita dan kekuatan dari Tuhan.
6. Keluarga saudara-saudari sendiri supaya semakin diberkati oleh Tuhan - mintakan berkat Tuhan atas keluargamu, terutama mereka yang belum di dalam Tuhan.
7. Beban doa tertentu: jemaat yang sakit (yang saudara tahu), orang tertentu yang saudara tergerak untuk doakan, kebutuhan tertentu (keuangan, anak ujian, bisnis baru, pekerjaan dll).
Demikianlah Bapa yang mulia, Pencipta, Pemilik sekaligus Penguasa alam semesta, yang kita kenal melalui Anak-Nya, Tuhan kita Yesus Kristus, Sang Juru Selamat Dunia, akan mendengarkan doa-doa kita dan menjawabnya tepat pada waktunya. Amin!
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT