Image Background
header
Umum ASAL USUL
ASAL USUL
ASAL USUL

Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
(Yoh 17:16)

Tidak ada orang yang lahir ke dunia ini karena kemauan dia sendiri (kecuali satu orang: Yesus Kristus). Semua kita lahir karena kemauan pihak lain. Saya bukan berbicara tentang orang tua kita, sekalipun mereka juga memiliki kontribusi dan hak sampai batas-batas tertentu. Saya berbicara tentang Allah Sang Pencipta. Semua kita ini ada karena diciptakan oleh Dia.
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (Yoh 1:3)
Kelahiran kita ke dunia ini membawa kita ke dalam asuhan orang tua kita, dalam dunia mereka. Kita mengikuti pola mereka, baik itu tingkah laku, gaya hidup, bahasa dll. Kalau anda lahir di Amerika Serikat, anda akan bisa berbahasa Inggris tanpa harus susah payah les dulu. Kalau anda lahir di Italia, anda akan pintar berbahasa Italia. Hal ini kelihatannya cukup jelas, tapi saya punya cerita yang agak sedikit lucu. Sewaktu saya mengunjungi Disneyland di Anaheim, Amerika Serikat, salah satu anggota rombongan saya terkagum-kagum. Dia bergumam, “Anak-anak di sini kok hebat-hebat ya, kecil-kecil sudah pintar berbahasa Inggris semua…”
Asal-usul kita menentukan beberapa hal dalam hidup kita, antara lain selera kita dan bahasa kita. Orang yang lahir di India akan terbiasa dengan makan kari. Yang lahir di Indonesia akan terbiasa dengan makan ……. (silahkan isi sendiri, tapi terkaan saya jawaban anda adalah Indomie).
Setiap orang yang percaya kepada Yesus dan menerima Dia sebagai Tuhan mengalami kelahiran baru. Asal dia sudah berbeda dari yang sebelumnya, seperti yang di doa Yesus yang kita kutip di awal artikel ini.
Asal orang Kristen bukan dari dunia ini. pada waktu kita menerima Yesus hidup lama kita dimatikan. Hidup baru diberikan. Hidup baru ini berasal dari surga. Jadi asal kita sekarang surga.
Karena asal kita surga, maka selera kita ikut berubah.
Yang dulu kita suka, sekarang tidak suka, kalau hal itu bertentangan dengan yang biasa di surga. Anda dulu dugem, mabok-mabokan. Sewaktu anda sadar bahwa anda berasal dari surga, hal itu sudah tidak menarik lagi. Kalau hal itu masih menarik, berarti selera anda belum berubah. Kalau begitu, coba periksa diri anda: jangan-jangan anda belum lahir baru di dalam Yesus.
Sebaliknya, ada hal-hal tertentu yang dulu saya tidak suka, sekarang hal-hal itu saya lakukan dengan senang hati. Dulu berdoa dan membaca Alkitab adalah hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh saya. Sekarang saya menikmati hal-hal ini.
Selera saya sudah berubah… karena asal saya sudah berbeda.
Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, (Ef 5:8)
Karena asal kita surga, maka bahasa kita ikut berubah. Cara berbicara dan isi pembicaraan kita juga ikut berubah. Dulu kata-kata tertentu berupa makian dan kata-kata kotor adalah biasa. Sekarang kata-kata itu membuat saya risih mendengarnya, apalagi sampai mengucapkannya.
(3) Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. (4) Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. (Ef 5:3-4)
Memasuki tahun 2014 ini, marilah kita terus memperbaiki diri kita dengan pertolongan Roh Kudus. Perhatikanlah hidup kita, supaya hidup kita mencerminkan iman dan kepercayaan kita. Jangan sampai kita percaya kepada satu hal, tetapi hidup berbeda apa yang kita percayai. Itu namanya munafik.
Gaya hidup kita, gaya bicara kita, tingkah laku kita, harus mencerminkan asal kita: surga.
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
(Ef 5:15)
Mari kita pergunakan kesempatan tahun baru ini untuk instrospeksi diri. Sudahkah kita berubah? Jikalau belum, masih ada kesempatan. Thn 2014 baru saja dimulai. Kita bisa mengisinya dengan hal-hal yang berkenan di hadapan Tuhan. Ambillah tekad, mintalah kekuatan Tuhan, dan melangkahlah… Tantangan akan muncul, tetapi dengan kekuatan Tuhan dan tekad yang bulat, kita pasti akan menang! (pst)

Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT