Image Background
header
Umum B E R U N T U N G
B E R U N T U N G
5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
(Am 3:5-6)

The Golden State Warriors, klub basket dari San Fransisco, adalah juara kompetisi bola basket nasional Amerika Serikat untuk musim 2014-2015. Bulan lalu mereka memecahkan rekor sebagai tim dengan jumlah kemenangan terbesar dalam sejarah bola basket profesional AS. Ketika saudara membaca berita ini, kemungkinan besar mereka menjadi juara lagi untuk musim kompetisi 2015-2016. Rekor demi rekor mereka pecahkan.
Jelas sekali semua orang ingin tahu apa yang menjadi rahasia keberhasilan mereka. Apakah pemainnya? Apakah pelatihnya? Atau strateginya? Atau teknologinya? Atau, jangan-jangan suporternya?
Minggu lalu, General Manager klub ini, Bob Myers, membagikan satu kunci keberhasilan mereka yang sangat mengagetkan. Dan kunci itu adalah kata ini: BERUNTUNG. Ya, Bob mengakui bahwa salah satu alasan kenapa mereka begitu hebat dan dominan selama 2 tahun terakhir ini adalah karena mereka BERUNTUNG. Jelas, para pemain sangatlah penting. Dan mereka berlatih keras dan bermain sungguh-sungguh. Jelas, pelatih mereka, sekalipun masih baru menjadi pelatih, memiliki strategi yang bagus. Memang, mereka memakai teknologi mutakhir. Tapi, menurut Bob Myers, semua ini tidak ada artinya tanpa yang namanya keberuntungan. Pernyataan ini membuat heboh.
Ini penjelasan Bob kenapa dia mengatakan bahwa kunci keberhasilan adalah keberuntungan. Mereka bisa berlatih sekeras mungkin. Mereka bisa membuat perencanaan sehebat-hebatnya. Mereka bisa bermain mati-matian, dan melakukan segala sesuatu sebisa mereka untuk bisa menang. TAPI, ADA HAL-HAL TERTENTU DALAM HIDUP INI YANG TIDAK BISA KITA KENDALIKAN ATAU ATUR. Ini berlaku tidak hanya di bidang olahraga, tetapi dalam semua aspek kehidupan. Nah, yang kita tidak bisa kendalikan ini ada di tangan si Keberuntungan tadi itu. Makanya Bob bilang mereka menang karena keberuntungan. Coba baca ulang pernyataan Bob yang saya tulis dengan huruf besar. Pernyataan ini bukan berasal dari Bob. Banyak orang menyatakan hal ini. Ada hal-hal tertentu dalam hidup ini yang di luar kontrol kita. Kita sudah belajar mati-matian, eh pas hari ujian, kita jatuh sakit. Kita sudah bersiap-siap mau jalan-jalan ke luar negeri. Tiket sudah dibeli, hotel sudah dipesan. Tahu-tahu pas mau berangkat, visa kita ditolak.
Pertanyaan saya: apakah saudara mau mengandalkan keberuntungan sebagai kunci keberhasilan saudara dalam hidup ini?
Saran saya adalah JANGAN. Keberuntungan bertindak dengan kejam. Dia menghadiahi satu orang, tetapi menghukum banyak orang. Hidup jadinya seperti lotere.
Tetapi kalau saudara bertanya kepada pemain paling penting di klub Golden State Warriors, Stephen Curry, dia akan memberikan jawaban yang berbeda dengan jawaban Bob Myers tadi. Dia akan mengatakan bukan keberuntungan, tetapi TUHAN-lah yang menjadi kunci keberhasilan klub ini, bukan keberuntungan. Ya, ada hal-hal tertentu dalam hidup ini yang di luar kendali kita, tetapi hal-hal itu adanya di dalam kendali TUHAN, Sang Penguasa langit dan bumi, bukan di tangan Keberuntungan.
Begini saya melihatnya. Satu hal yang diluar kendali atau kekuasaan siapapun juga adalah masa depan. Tidak ada seorangpun yang bisa tahu apa yang akan terjadi dalam hidupnya satu jam dari sekarang ini. Dr. George Samson kawin dengan jururawat bernama Kelly Ecker. Mereka bekerja di rumah sakit yang sama. Malam itu ada pesta perkawinan. Jam 1 pagi tamu mulai pulang karena melihat suami istri ini bertengkar. Sekitar jam 01.15 George menembak mati istrinya. Siapa yang mengira ini akan terjadi waktu resepsi dimulai jam 7 malam? Kita bisa meramalkan, mencoba mempengaruhi, mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Tetapi kita tetap tidak bisa mengendalikan masa depan.
Kalau demikian, apa yang bisa kita lakukan untuk memastikan keberhasilan masa depan? Hanya satu: serahkanlah masa depan kita kepada Dia yang adalah Alfa dan Omega (Awal dan Akhir), firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa (Wahyu 1:8). Dia sudah ada di masa depan.
Tahukah saudara bahwa sejarah masa depan sudah ditulis dan pemenangnya sudah ketahuan? Yesus Kristus adalah pemenangnya. Dialah Sang Penguasa masa depan.
Anjuran kitab Amsal yang kita kutip di atas sungguh luar biasa.
Andalkanlah Tuhan. Percayalah kepada Dia. Percaya akan apa? Percaya bahwa Dia maha kuasa, semua di tangan Dia. Percaya dengan segenap hati, tidak setengah-setengah.
Akui Dia dalam segala perbuatan kita. Akui Dia artinya melibatkan Dia. Itu kita lakukan melalui doa dan pengakuan mulut kita. Itu kita lakukan melalui cara-cara kita yang sesuai dengan kehendak Dia. Maka, keberhasilan menjadi bagian yang pasti bagi kita semua. Amin!
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT