Image Background
header
Umum B  E  T  H  L  E  H  E  M
B E T H L E H E M
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (Mikha 5:1)
Betlehem sungguh membuat orang stress… Kota ini dikelilingi oleh tembok setinggi 6-8 meter buatan pemerintah Israel. Pintu keluar hanya ada satu, dijaga oleh tentara Israel. Semua orang yang keluar masuk kota harus diperiksa oleh tentara ini.
Yerusalem, salah satu kota paling terkenal di dunia, sekaligus kota suci bagi 3 agama abrahamik, hanya berjarak 7 km dari Betlehem. Betlehem tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Yerusalem yang adalah ibukota kerajaan. Tetapi dalam sejarah penyelamatan umat manusia, Betlehem memainkan peran penting.
Mikha itu nabi kecil. Mencari kitabnya saja perlu perjuangan bagi yang tidak terbiasa. Tetapi isi nubuatannya berdampak luar biasa, terutama satu nubuatan yang kita kutip di atas. Beratus-ratus tahun sesudah dia menyampaikan nubuatannya, kata-katanya itu dikutip oleh para ahli kitab yang dikumpulkan oleh Raja Herodes untuk ditanya tentang kelahiran Mesias:
1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem 2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." 3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. 4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. 5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Kenapa Betlehem? Apa yang spesial di sana?
Kulinerkah? Soto Betlehem? Nggaklah… sotonya pakai bumbu dari Indomie rasa soto…
Ada mata air pembawa hoki? Nggak ada tuh…
Raja Daud, raja paling berhasil dalam sejarah Israel, lahir di sana. Apakah itu yang membuat kota ini spesial? Jelas tidak.
Betlehem itu kota yang tidak ada apa-apa, tetapi menjadi spesial karena Yesus, Juru Selamat, lahir di sana. Coba kalau Sang Juru Selamat Dunia tidak lahir di sana, kita tidak akan kenal kota ini.
Begitu juga dengan hidup kita. Tidak ada apa-apanya.
Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. (1 Kor 1:26)
Hidup yang tidak ada apa-apanya ini menjadi penuh arti dan indah ketika Yesus Kristus ada di sana. Dialah yang mengubahkan hidup orang percaya, baik hidup yang di dunia ini maupun hidup yang akan datang. Kehadiran Yesus dalam hidup seseorang adalah peristiwa paling berdampak dalam hidup orang itu.
Sudahkah saudara merasakan dampak Yesus dalam hidup saudara?
Cara pandang tentang hidup jadi berubah. Hidup tidak lagi suram dan menakutkan ketika Yesus hadir. Sebaliknya, ada sukacita besar dan damai sejahtera yang nyata terpancar dari hidup seseorang di dalam Yesus. Saya merasakan hal ini ketika saya dijamah oleh Yesus pada umur 23 tahun. Hidup saya berubah total. Saya yang semula depresi dan muram mendadak mengalami sukacita dan damai yang luar biasa. Saya dulu merasa hidup ini tidak ada artinya. Perubahan besar terjadi.
Cara pandang tentang sesama berubah. Dulu saya cuek, hidup untuk diri sendiri. Sekarang saya mulai perduli tentang orang lain. Saya ingin semua orang mengalami apa yang saya alami di dalam Yesus. Dulu saya ada sedikit banyak rasialis; sekarang saya diajar oleh Yesus untuk mengasihi dan menghormati semua orang, sebab Dia mengasihi semua orang.
Cara pandang tentang diri sendiri berubah. Dulu saya minder, tidak percaya diri, anggap diri tidak berguna. Sekarang saya melihat diri saya sebagai ciptaan Allah, dikasihi oleh Allah yang adalah Papa saya.
Seperti Betlehem menjadi berarti besar karena Yesus lahir di sana, demikian juga hidup kita menjadi berarti ketika Yesus hadir dalam hidup kita.
27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, 28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, (1 Kor 1:27-28)
Di hari Natal ini, sudahkah saudara merasakan dampak dari kehadiran Yesus, Juru Selamat, dalam hidupmu?
Jikalau belum, dan saudara mau, saya ajak saudara membuka hati sekali lagi untuk Dia boleh berkarya dalam hidup saudara. Naikkanlah doa singkat ini:
Tuhan Yesus, Juru Selamat yang hidup, aku membuka diri untuk Engkau berkarya mengubahkan hidupku ini. Lakukanlah apa yang perlu Engkau lakukan atas diriku. Amin.
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT