Image Background
header
Umum BAYAR !
BAYAR !
(7) Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. (8) Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. – Gal 6:7-8

Ketika Luis Suarez, pemain bola Uruguay, menggigit pemain Italia Giorgio Chiellini dalam pertandingan di Piala Dunia 2014, barangkali dia tidak pernah mengira bahwa dia akan membayar dengan harga yang mahal sekali. Suarez dilarang melakukan kegiatan dalam bidang sepak bola selama 4 bulan, dilarang mengikuti 9 pertandingan internasional, dan didenta US$ 121.000,- (sekitar Rp 1.5 milyar).
Uang sejumlah itu sebenarnya kecil saja buat Suarez. Tetapi dia menyadari ancaman lain. Bisa saja klub-klub sepakbola tidak mau lagi memakai dia. Klub Liverpool, tempat dia bermain, rugi besar karena larangan bertanding itu. Karena itu, sekalipun di awal Suarez masih membantah menggigit Chiellini, akhirnya dia terpaksa mengaku, meminta maaf dan berjanji tidak akan menggigit pemain lawan lagi (Suarez sudah dua kali menggigit pemain lawan).
Suarez hanyalah satu dari sekian ribu kasus yang serupa di mana seorang melakukan kegiatan dan kemudian harus membayar dengan mahal apa yang dia perbuat. Kadang-kadang saat pembayaran ini tidaklah langsung, tetapi bisa bertahun-tahun kemudian.
Rolf Harris, seniman Inggris asal Australia, adalah nama yang sangat dikagumi di Inggris dan menjadi kebanggaan Australia. Penyanyi, pengarang lagu, pelukis, presenter TV… Rolf Harris adalah seniman serba bisa. Dermawan ini mendapat medali kehormatan dari Ratu Inggris, dan menjadi seorang selebriti yang dikenal baik, ramah, sayang anak kecil. Pendeknya, tokoh kesayangan.
Pada umur 84 tahun, Rolf diajukan ke pengadilan dan terbukti melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual kepada puluhan anak kecil. Kemungkinan besar orang ini akan mati di dalam penjara. Penghargaan-penghargaan yang dia terima akhirnya dicabut satu persatu. Yang patut diperhatikan adalah: kejahatan yang dia lakukan itu terjadi 46 tahun yang lalu! Nikmati sekarang, bayar 46 tahun kemudian…
Rolf bukanlah yang paling parah. Temannya yang bernama Jimmy Saville, presenter TV terkenal di Inggris, dituduh melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap lebih dari 300 anak kecil selama lebih dari 50 tahun. Inilah pedofil paling mengerikan dalam sejarah Inggris.
Tetapi Jimmy Saville meninggal sebelum kasusnya dibongkar. Kalau demikian, tidak ada pembayaran dong? Tidak ada pengadilan, tidak ada keadilan, tidak ada pembelajaran… Enak amat!
Tidak juga.
Jimmy Saville suatu hari pasti akan muncul di pengadilan sebagai terdakwa. Di situ akan ada saksi berupa satu kitab yang mencatat semua perbuatan manusia. Semua perbuatannya akan ditelanjangi. Di pengadilan ini Jimmy tidak bisa berkelit lagi. Karena Sang Hakim adalah Tuhan Allah sendiri. Jimmy Saville akan membayar dengan mahal semua kejahatannya di neraka.
Rasul Paulus menegaskan satu hukum kehidupan di surat Galatia yang kita kutip di atas: Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Tidak ada sesuatu yang gratis di dunia ini. Semua ada bayarannya, baik itu kebaikan maupun kejahatan. Hukum tabur tuai berlaku kepada semua orang di segala tempat.
Karena itu, sebelum kita melakukan sesuatu, pikirkanlah dampaknya. Berapakah harga yang harus dibayar untuk kenikmatan ini? Bertindaklah seperti orang yang makan di restoran: kalau ada menu tanpa harga, lebih baik tanyakan harganya sebelum memesan. Jangan sampai terkaget-kaget dan marah ketika tagihan datang.
Tentu ada orang super kaya yang tidak perlu bertanya harga kalau makan di restoran. Tetapi kalau sudah menyangkut pengadilan terakhir, surga dan neraka, semua kita sama miskin dan bangkrutnya.
Beberapa orang tidak setuju dengan adanya neraka. Ada yang mengatakan hal ini di depan saya. Saya bertanya balik ke orang itu: Jadi harus kita apakan Hitler? Taruh dia di surga? (Sekarang saya bisa tambahkan Jimmy Saville: harus kita apakan Saville?)
Ketika kita percaya adanya surga, kita mau tidak mau juga harus percaya adanya neraka. Itulah tempat pembayaran atas setiap perbuatan manusia.
…Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, 7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, 8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. – Rom 2:6b-8
Adakah jalan menghindari murka Allah?
Ada, mintalah pengadilan itu dipercepat atas diri kita. Kita minta diadili sekarang saja. Akuilah semua dosa dan kesalahan kita, dan mintalah kemurahan Sang Hakim.
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. – 1 Yoh 1:9
Rolf Harris bisa menerima surga juga, asalkan dia bertobat dengan sungguh-sungguh.
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT