Image Background
header
Umum DEAR ME
DEAR ME
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Lukas 23:43

‘Dear Mr/Mrs …’ adalah cara orang memulai suatu surat dalam bahasa Inggris. ‘Dear me’ berarti orang tersebut menulis surat kepada dirinya sendiri. Adakah orang yang demikian? Ya, belum lama ini ada satu orang yang menulis surat kepada dirinya yang masih berumur 15 tahun.
Andrew Chan, 29 tahun, adalah salah satu dari 9 orang yang tertangkap menyelundupkan narkoba di Bali. Andrew dan salah satu temannya dihukum mati. Kemungkinan besar mereka akan dieksekusi akhir bulan Januari ini. Kehidupan Andrew dijadikan satu film dokumenter tentang bahaya narkoba yang diberi judul ‘Dear Me; The Dangers of Drugs’.
Apa yang menarik dari film ini dan kisah kehidupan Andrew adalah perubahan yang terjadi pada orang ini. Sutradara film tersebut, Malinda Rutter, menceritakan perubahan yang disaksikan oleh orang-orang di penjara.
Andrew Chan masuk penjara pada bulan April 2005. Jadi pada bulan April tahun ini dia sudah dipenjara 10 tahun. Dalam 10 tahun ini banyak hal yang dia tidak bisa alami. Inilah kata-kata terpidana mati ini:
“Saya tidak bisa menghadiri pernikahan, pemakaman, bahkan kehadiran saja dari keluarga saya. Luka dan kesakitan yang saya akibatkan terhadap tidak hanya diri saya tetapi juga terhadap keluarga saya adalah sangat menyiksa. Suatu sentuhan sederhana seperti satu pelukan adalah hal yang mustahil bagi orang terhukum seperti saya. Yang ada hanya teralis besi untuk saya peluk, bukan pelukan orang-orang yang saya kasihi dan rindukan…”
Penyesalan yang begitu besar membuat orang ini lari kepada Yesus, Sang Juru Selamat. Sutradara Rutter berkata demikian, “Andrew Chan adalah orang yang berbeda sekali dengan dirinya ketika ditangkap.”
Andrew Chan belajar teologia di dalam penjara, memimpin pendalaman Alkitab, memberikan kursus memasak kepada para napi, bahkan mengkonseling mereka yang bermasalah.
Salah satu mantan napi bernama Arif Matius muncul dalam film ‘Dear Me’. Sambil berlinang airmata, dia berkata bahwa dia akan dengan senang hati menggantikan Andrew untuk ditembak mati.
Andrew mengingatkan anak-anak muda: “Hidup saya ini adalah contoh orang yang menyia-nyiakan hidup. Jangan sampai kalian mengalami hal yang sama”.
Di film tersebut, Andrew menulis surat kepada dirinya ketika masih berumur 15 tahun.
Dear Me, ketika kamu dewasa nanti kamu akan dipenjara di Bali, dan kamu akan dihukum mati. Ini terjadi karena kamu anggap memakai narkoba itu asyik. Karena narkoba, kamu mengira bahwa adalah OK untuk menyelundupkan narkoba dan mendapat uang dari hal itu. Keluarga dan teman-temanmu hancur hati dan hidupmu akan berakhir di depan regu tembak. Sebenarnya kamu bukan orang jahat tetapi membuat kamu menjadi orang yang berbeda.
Penyesalan selalu datang terlambat…Andrew mencoba untuk mengingatkan anak-anak muda supaya tidak mengikuti jalan sesat yang dia tempuh.
Hanya satu hal yang membawa akhir yang indah dalam kehidupan yang menyedihkan ini. Akhir Januari ini, kalau Andrew dieksekusi, dia akan mendapatkan sesuatu yang dicari oleh milyaran manusia di dunia: keselamatan. Ya, Andrew akan mengalami seperti yang dialami oleh maling yang disalib di sebelah Yesus. Orang ini, di saat terakhir dalam hidupnya yang kelam, menaikkan satu seruan pertobatan: Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Dan Yesus memberikan jaminan-Nya: Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Semua kesalahan sepanjang hidupnya dihapuskan oleh satu seruan kepada Sang Juru Selamat. Andrew Chan juga demikian. Bagaimana dengan saudara?
Barangkali ada saudara yang membaca artikel ini dan merasa hidup saudara banyak melakukan kesalahan. Tahukah saudara bahwa Tuhan Yesus berkuasa untuk mengampuni semua dosa dan kesalahan saudara?
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yoh 1:9)
Berserulah kepada Yesus, maka Dia akan mengampuni segala dosa kita.
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT