Image Background
header
Umum J  A  N  J  I
J A N J I
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yer 29:11-14:
Everek Storms dari Ontario di Kanada ingin mengetahui ada berapa janji Allah di Alkitab. Inilah hasil penelitian beliau: Ada 8.810 janji yang dicatat di Alkitab. Dari jumlah itu, 7.487 di antaranya adalah janji Allah kepada manusia. Sisanya adalah janji manusia, janji setan, janji malaikat.
Janji adalah sesuatu yang penting dalam hidup manusia. Kenapa? Karena janji memberikan pengharapan; dan kita manusia tidak bisa tanpa pengharapan. Apalagi yang namanya janji Allah.
Tetapi kita juga menyadari bahwa ada banyak manusia yang memberikan janji-janji dan kemudian tidak mau atau tidak sanggup memenuhi janji mereka itu. Pengalaman buruk dengan manusia bisa saja membuat kita menjadi ragu akan janji Allah. Bagaimana caranya kita bisa mengetahui apakah suatu janji bisa dipercaya?
1. Kredibilitas atau rekam jejak sang pemberi janji. Suatu janji hanya bisa dipercaya berdasarkan kredibilitas dari penjanji. Kalau pemberi janji seorang pembohong atau pengingkar janji selama ini, janji itu susah dipercaya. Suatu janji tetap bisa sah (dalam arti penjanji memang sungguh-sungguh ingin melakukan janjinya) sekalipun pemberi janji seorang pembohong selama 20 thn terakhir ini; bisa saja dia sudah bertobat. Suatu janji bisa saja benar sekalipun penerima janji sendiri kurang percaya.
2. Waspadai janji yang diberikan di bawah tekanan atau dalam keadaan membutuhkan sesuatu, seperti:
a. Pemilu/pilpres – pada masa kampanye, sebagian besar politisi akan menjanjikan apa saja supaya terpilih. Mau rumah? Kita bangunkan. Mau rumah tapi tidak punya uang? Kita akan enol-kan DP nya. Mau bulan? Saya turunkan. Ayo mau apa lagi? Apapun permintaan anda, kita akan lakukan, asal pilih kita.
Setelah terpilih, lain ceritanya. Lima tahun kemudian, hal yang sama berulang. Memang yang bodoh ya pemilihnya.
b. Tertangkap basah berbuat salah/dosa. Kalau sudah ketangkap basah, seseorang akan mengiyakan semua permintaan, asal lolos dari hukuman. Setelah lolos, dia lupa dengan semua janjinya.
c. Pacaran – yang ini sudah jelas. Waktu masih pacaran, semua janji diumbar. Begitu kawin, lupalah sudah…
3. Waspadai janji yang diberikan terlalu cepat/tanpa pikir. Mungkin sampai di rumah, dia berpikir ulang dan menyesal memberikan janji itu. Atau mungkin istrinya/suaminya atau siapanya memprotes dan meminta dia membatalkan janjinya.
4. Waspadai janji yang diberikan sedangkan pemberi janji jelas-jelas tidak sanggup menggenapinya.
Nah, sekarang mari kita periksa janji Allah dengan memakai 4 kriteria di atas, dan sebagai contohnya kita akan memakai janji Allah di Yeremia pasal 29. Janji ini diberikan kepada sekelompok orang yang dalam keadaan sangat terpuruk: menjadi tawanan perang di negara asing. Tetapi janji yang diberikan ini bukan hanya hiburan kosong, malah Allah memberikan realita pahit: kalian masih akan lama di sini. Tetapi Allah tetap memberikan pengharapan dan janji akan hari depan yang lebih baik. Apakah janjinya bisa dipercaya?
 Allah bisa dipercaya: Bil 23:19: 19 Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?
 Allah tidak pernah dalam keadaan terdesak atau butuh sesuatu; Maz 50:12: Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya.
 Janji Yer 29 diberikan bertahun-tahun setelah Israel dlm pembuangan, bukan tergesa-gesa.
 Dia sanggup memenuhi janji-Nya; Luk 1:37: Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
SEJARAH MEMBUKTIKAN BAHWA DIA MENEPATI JANJINYA! Israel akhirnya kembali ke Tanah Terjanjikan, pada waktu yang persis dijanjikan di Yer 29:10.
Di Perjanjian Baru, iman kita akan janji Allah dikuatkan oleh pernyataan di 2 Kor 1:20:
Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.
Amin!
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT