Image Background
header
Umum K R I S T E N
K R I S T E N
Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.
(Kis 14:21-22)

Pada hari Minggu 27 Maret 2016, di lapangan Gulshan Iqbal di kota Lahore di Pakistan, orang-orang pengikut Kristus merayakan hari kebangkitan Tuhan Yesus. Wanita dan anak-anak memenuhi taman tersebut dalam suasana sukacita. Sekitar jam 18.30, sebuah bom meledak di tengah-tengah keramaian. Sedikitnya 75 orang meninggal dan 340 orang luka-luka, sebagian besar wanita dan anak-anak. Ada satu kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas pengeboman. Mereka juga mengaku bahwa sasaran mereka adalah para pengikut Kristus, dan mereka bertekad akan terus mengebom semua pengikut Kristus. Dua bom sebelumnya meledak di luar gereja dan membunuh puluhan orang.
Kenapa anda ingin menjadi pengikut Kristus alias Kristen? Jawabannya bisa bermacam-macam.
Saya mau menikah, dan kayaknya menikah cara Kristen itu mantap banget; pake baju pengantin warna putih, pake ekor panjang…
Kayaknya jadi Kristen itu gimanaaa…gitu…kesannya intelek, pinter… modern…
Dari jawaban ini sdr bisa menemukan hal-hal yang salah kaprah tentang menjadi Kristen.
Kekristenan adalah agama yang ‘mengerikan’. Mari saya perinci:
Lambangnya adalah salib. Dan memang kata Alkitab di Gal 6:14: Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. Tetapi pada jaman Romawi, salib adalah alat hukuman mati. Kalau jaman sekarang, kira-kira seperti tiang gantungan. Sdr akan bilang apa kalau ada orang memasang tali tiang gantungan sebagai hiasan di pintu rumahnya atau jadi kalung di dadanya?
Satu pertiga (1/3) dari isi Injil, kisah tentang kehidupan Yesus Kristus, adalah tentang hari-hari menjelang kematian-Nya dan saat-saat kematian-Nya. Itu fokus utama Injil, bukan kelahiran-Nya, tetapi kematian-Nya.
Yang dijanjikan oleh kekristenan, dikutip di awal artikel ini: untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. Bukan kenyamanan, bukan keamanan, tetapi sengsara.
Yang diberitakan adalah: tentang Kristus yang disalibkan. 1 Kor 1:23: tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,… Yang menjadi fokus pemberitaan bukanlah satu pahlawan perang yang berjaya mengalahkan musuh-musuhnya, tetapi satu sosok yang dihukum mati.
Jikalau seseorang datang kepada Kristus, dia akan mendapatkan banyak hal: kesembuhan, damai sejahtera, suka cita, pemulihan, dan janji-janji yang luar biasa. Tetapi di sisi yang lain, dia perlu sadar bahwa di dalam panggilan itu, ada hal-hal yang perlu dia pertimbangkan baik-baik, sehingga Yesus sendiri memberikan peringatan di Luk 14: 25-33:
25 Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka: 26 Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? 29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, 30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya. 31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? 32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian. 33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
Seseorang perlu menimbang-nimbang sebelum dia memutuskan untuk menjadi pengikut Kristus. Banyak kesusahan, penderitaan dan sengsara akan menanti dia. Siapkah sdr menghadapi semua ini?
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT