Image Background
header
Umum MANDELA BUKANLAH YESUS
MANDELA BUKANLAH YESUS
MANDELA BUKANLAH YESUS

Bukankah Nelson Mandela layak ditempatkan bersama Yesus Kristus dalam kumpulan orang-orang bermoral tinggi? – Evan Davis, presenter BBC (UK)
Sedikit sekali manusia yang bisa dibandingkan dengan Yesus Kristus. Mandela adalah salah satunya. – Peter Oborne, kolumnis koran The Telegraph (UK)

Evan Davis mengajukan pertanyaan di atas kepada Jimmy Carter, mantan presiden AS, dalam satu wawancara radio. Jawaban Jimmy Carter, pendeta gereja Baptis, adalah tegas, “Tidak. Nelson Mandela adalah salah satu manusia terbaik yang saya pernah temui. Tetapi bagi saya, Yesus Kristus adalah Anak Allah, yang sebenarnya adalah Allah itu sendiri. Saya tidak akan membandingkan manusia manapun dengan Dia.”
Dominic Lawson, kolumnis Daily Mail, menekankan bahwa para politisi, termasuk Mandela, adalah orang-orang yang berbeda dalam kehidupan pribadi dan kehidupan di muka umum. Di muka umum para politisi ini hangat, manis, sabar dan baik. Tetapi di belakang, mereka adalah orang-orang yang dingin, pendendam, tidak perduli, bahkan terhadap anggota keluarga mereka sendiri.
Mandela adalah contoh, kata Lawson. Dia adalah seorang ‘raksasa’ secara moral. Sekalipun di penjara sampai 27 tahun lamanya di pulau terpencil, tetapi begitu keluar dia berdamai dengan yang memenjarakan dia. Dia merangkul mereka di muka umum. Kemana-mana dia berbicara tentang pengampunan dan rekonsiliasi. Dia membawa Afrika Selatan dihormati orang lagi. Jasanya besar bagi negaranya. Para pembesar berebut foto bersama dia. Bintang film menangis begitu memeluk dia. Dia membawa kehangatan dan kesejukan sekaligus. Jelaslah bahwa ini orang hebat. Tetapi itu di muka umum…
Lawson mengutip teman dekat dan penulis biografi Mandela, Richard Stengel. Mandela di muka umum selalu tersenyum dan dikenal dengan senyumannya. Tapi kalau tidak di muka umum, dia jarang tersenyum dan sangat dingin, juga terhadap anak-anaknya. Selain itu, sekalipun di muka umum dia mau berdamai dengan musuh-musuhnya, di dalam hati dia masih menyimpan kemarahan dan dendam atas perlakuan mereka terhadap dia. Istri pertamanya terang-terangan mengatakan bahwa Mandela adalah tipe yang tidak setia.
Yesus beda dengan Mandela.
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibr 13:8)
Dia juga tetap sama baik di muka umum maupun di belakang umum. Apa yang Dia ucapkan di mulut sama dengan yang ada di hati dan di pikiran-Nya.
Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. – 1 Pet 2:22-23
Kalau soal tidak balas memaki ketika dimaki orang, ada banyak manusia yang bisa demikian. Kalau soal dianiaya tidak balas mengancam, itu juga banyak yang sudah mempraktekkannya.
Tetapi kalau soal tidak berbuat dosa, Yesus tidak ada tandingannya. Tidak ada tipuan dalam diri Yesus, tidak ada kecemaran, tidak ada dosa. Manusia mana yang berani mengaku demikian?
Desember ini, milyaran orang di seluruh dunia memperingati kelahiran Yesus ini. Milyaran manusia menyembah Dia dan mengakui Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Hidup milyaran manusia selama 2 ribu tahun terakhir ini diubahkan secara total oleh Sang Tukang Kayu dari Nasaret ini. Penjahat, penipu pembunuh, penjinah, pemabuk, preman, pendosa…terlalu banyak untuk disebut…
Tetapi yang lebih luar biasa adalah: Dialah satu-satunya yang berani menjanjikan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya!
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yoh 14:6
Maka Alkitab dengan tegas menyatakan:
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." – Kis 4:12
Jikalau kita percaya, keselamatan dan hidup kekal menjadi bagian kita. Maukah saudara percaya? Jika mau, bisikkanlah doa ini:
Yesus, aku percaya Engkau hidup dan mendengarkan doaku ini. Aku membuka hati untuk Engkau menjadi Tuhan dan Juru Selamat dalam hidupku. Ambillah hidupku ini dan ubahkanlah aku. Ampunilah dosa-dosaku dan bersihkanlah aku. Amin…
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT