Image Background
header
Umum R O B I N
R O B I N
Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan. – Am 14:13

Apa yang manusia cari di dunia ini?
Uang? Robin punya. Berlimpah… (sekalipun terakhir dia sempat mengeluh soal ini.)
Popularitas? Robin terkenal di seluruh dunia.
Kebahagiaan? Robin membuat jutaan orang tertawa terbahak-bahak di seluruh dunia. Pastilah dia mengalami segala kesenangan dan kebahagiaan dalam hidupnya. Pokoknya, semua yang manusia cari dalam hidup ini dimiliki oleh Robin.
Dunia memuja dia. Dunia mengelu-elukan dia. Dunia juga menekan dia. Dan mengganggu dia. Dan, akhirnya, menggilas dia. Pada satu pagi tgl 11 Agustus, Robin Williams ditemukan meninggal di rumahnya. Penyebab kematian? Semua petunjuk mengarah ke bunuh diri.
Robin sudah lama mengidap penyakit depresi. Depresi adalah penyakit dalam jiwa seseorang yang membuat si penderita merasa berbeban, lelah, murung, sedih, dan terkadang terpicu untuk mengakhiri hidupnya. Depresi bisa diakibatkan oleh berbagai hal: penyakit yang lama tidak sembuh-sembuh, kehilangan besar (uang atau orang yang dikasihi), narkoba, obat-obat tertentu, masalah kehidupan dll. Pada tahun 2020 nanti (tidak lama lagi, sekitar 5 tahun ke depan), depresi akan menjadi penyakit nomor dua tertinggi di dunia sesudah penyakit jantung.
Yang membuat heboh dalam kasus Robin Williams ini bukanlah soal dia meninggal (semua orang pasti meninggal), tetapi lebih ke soal dia mengalami depresi. Bagaimana mungkin seorang komedian alias pelawak bisa mengalami penyakit yang ditandai dengan kesedihan dan kemurungan? Pelawak kan banyak tertawa? Kenyataannya tidak demikian. Ada banyak pelawak yang meninggal karena bunuh diri atau karena over-dosis alkohol dan narkoba.
Amsal yang kita kutip di atas mengajar kita suatu realita kehidupan yang sederhana saja: janganlah terpaku pada apa yang terlihat di permukaan. Apa yang ada di permukaan belum tentu mencerminkan apa yang ada di dalam. Air mata bisa jatuh ke pipi atau jatuh ke perut. Kalau dia jatuh ke perut, siapa yang bisa tahu? Maka kata pepatah bahasa Inggris: ‘Never judge a book by its cover’ alias janganlah menilai satu buku dari sampulnya. Sampul yang bagus belum tentu disertai oleh isi yang bagus juga. Sebaliknya juga benar: sampul buku jelek belum tentu isi buku ikut jelek.
Robin Williams seorang pelawak. Belum tentu sehari-hari dia tertawa terus.
Robin Williams terdaftar sebagai anggota jemaat gereja Episkopal. Belum tentu sehari-hari dia berdoa, atau ke gereja tiap minggu atau beriman (tidak ada berita soal hal-hal tentang kerohanian Robin, sekalipun ada banyak berita tentang kemurahan hatinya).
Jadi, jangan gampang terpesona dengan silau senyuman ataupun kilau cincin berlian pada diri seseorang. Di balik senyum itu mungkin ada airmata. Di belakang cincin berlian itu mungkin ada derita. Kita tidak tahu…
Jangan terlalu gampang iri hati melihat orang lain yang kaya, terkenal, terbang keliling dunia, sering pesta, banyak tertawa, hura-hura…
Banyaklah bersyukur untuk berkat yang ada. Mari belajar melihat dan menghargai apa yang kita sudah punya. Jangan fokus kepada apa yang kita tidak punya yang orang lain punya. Bersyukur membuat hati menjadi tenang, jiwa menjadi tenteram, dan badan menjadi sehat.
Seringlah mengikuti ibadah dan berdoa. Berbagai riset telah diadakan untuk mencari tahu hubungan antara doa dan depresi. Hasil riset menunjukkan adanya ketahanan orang-orang percaya terhadap depresi.
Terakhir, perhatikanlah orang-orang di sekitar kita yang sering terlihat murung, lesu,, menyendiri atau sering menangis. Mereka adalah orang-orang yang bisa menjadi korban dari penyakit depresi atau mungkin sudah terkena depresi. Bawalah mereka untuk mendapatkan pertolongan, baik melalui doa maupun konseling. Maka Tuhan akan berkarya dan menolong mereka.
Ratapanku telah Kauubah menjadi tarian gembira, Kauambil kesedihanku dan Kaupenuhi aku dengan sukacita. – Maz 30:12 BIS
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT