Image Background
header
Umum S  U  A  R  A
S U A R A
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, 18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
(Why 1:17-18)

Pada tgl 12 Feb 2018, mantan staff Gedung Putih bernama Omarosa Manigault muncul di acara TV ‘Big Brother’. Di situ, Omarosa membeberkan pengalamannya bekerja di kantor Melanie Trump, istri presiden AS. Menurut Omarosa, setakut-takutnya orang Amerika dengan Trump, mereka harus lebih takut lagi sama Mike Pence, wapres AS. Kenapa? Karena, kata Omarosa, Mike Pence berbicara dengan Yesus dan mengaku bahwa Yesus berbicara dengan dia. Omarosa menambahkan: “Dia ekstrim. Saya Kristen, saya cinta Yesus, tapi masak dia pikir Yesus menyuruh dia mengatakan hal tertentu. Seram ah…”
Besoknya, ucapannya dibahas di The View, acara obrolan TV di stasiun ABC. Salah satu presenter The View, Joy Behar, berkomentar begini, “Adalah satu hal kalau anda berbicara kepada Yesus. Adalah hal lain lagi kalau Yesus berbicara kepada anda… Itu namanya gangguan jiwa…mendengar suara…” Lima presenter lain ketawa geli dan mulai membahas kegilaan orang Kristen.
Minggu itu, ABC News menerima lebih dari 25.000 telpon protes. Dari 6 orang presenter, hanya ada satu yang minta maaf. Joy Behar tidak mau minta maaf. Dia bilang dia hanya guyon saja.
Beberapa orang berkomentar: Memang enak menghina-hina Kristen. Paling hanya dapat protes. Coba mereka berani hina agama X atau kelompok G, dia akan langsung terima ancaman pembunuhan atau dipecat oleh atasannya.
Tapi, sebenarnya pandangan Behar bukanlah pandangan baru. Dia juga bukan satu-satunya yang berpendapat demikian. Bahkan sebagian orang Kristenpun (termasuk sebagian presenter acara The View) menganggap mendengar suara Tuhan sebagai hal yang tidak mungkin, aneh, gila.
Kalau orang menganggap Yesus itu mati dan tidak bangkit alias tetap mati, maka Yesus tidak akan bisa bicara. Saya juga akan menjauhi orang yang mengaku berbicara dengan engkongnya yang sudah meninggal 50 tahun lalu. Karena saya tahu engkongnya itu masih mati.
Tetapi kalau Yesus itu hidup, ya tidak aneh kalau Dia masih bisa berbicara. Yang aneh malah kalau Dia hidup tapi tidak berbicara. Itu namanya bisu. Dan Yesus tidak bisu!
Rupanya, bagi beberapa orang Kristen, termasuk sebagian presenter acara The View, Yesus itu adalah Tuhan yang mati. Maka mereka kaget campur geli ketika mendengar bahwa Mike Pence mendengar suara Yesus.
Sama sekali lolos dari pandangan mereka ironi yang memilukan, terutama ketika mereka mengaku dengan lantang di depan kamera TV, ditonton jutaan orang, bahwa mereka adalah kristen, pengikut Kristus.
Semua ini juga adalah dampak dari pengajaran gereja tertentu yang mengajarkan bahwa mujijat sudah tidak ada, Roh Kudus tidak diperlukan lagi, karunia Roh sudah berhenti. Maka otomatis, Tuhan sudah tidak berbicara lagi selain melalui Alkitab.
Rasul Yohanes mendapat kesempatan istimewa. Dia dibawa ke surga dan melihat sekaligus mendengar hal-hal tertentu yang kemudian dia catat di Kitab Wahyu. Dia berjumpa dengan Yesus yang sudah bangkit. Yesus kemudian berbicara kepada dia, seperti yang kita kutip di atas: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya…
Jadi, Yesus hidup!
Karena Dia hidup, maka Dia berbicara, Dia mendengar, Dia melihat, Dia bertindak! Ketika kita berdoa, Dia mendengar. Ketika kita bertanya, Dia menjawab. Ketika kita minta tolong, Dia bertindak.
Karena Dia hidup iman kita tidak sia-sia! Doa kita tidak sia-sia! Pengharapan kita tidak sia-sia! Ibadah kita tidak sia-sia! Perbuatan kita tidak sia-sia!
Kalau seseorang mengaku pengikut Kristus, tapi tidak percaya bahwa Dia masih bisa berbicara, itu sama dengan menganggap Kristus mati dan tidak bangkit. Saran saya, ganti agama saja… jangan mau ikut orang mati!
Tetapi yang benar adalah:
3 …Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4 bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; 5 bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 7 Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. 8 Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku,…
Karena Dia Tuhan yang hidup, maka Dia berbicara. Dengarkanlah suara-Nya.
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT