Image Background
header
Umum  T   U   A
T U A
10 Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; 11 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. 12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN."
(Yosua 14:10-12)

Semua orang takut tua.
Sebab tua artinya tidak dipakai. Tua artinya lemah, peyot. Tua artinya penyakitan, tunggu mati. Siapa yang suka jadi lemah, peyot, tidak dipakai? Siapa yang suka jadi penyakitan tunggu mati?
Padahal kita juga tahu bahwa ada orang sakit kanker pada umur 2 tahun, atau 15 tahun, atau 30 tahun. Kita juga tahu ada orang terkena serangan jantung pada umur 25 tahun.
Kita juga tahu ada orang yang tidak dipakai dan tidak berguna padahal baru berumur 35 tahun.
Kita juga tahu bahwa meninggal bukanlah masalah umur. Orang bisa meninggal pada umur berapa saja.
Tua itu mulai dihitung pada umur berapa?
Saya bertanya soal definisi umur tua ini karena belum lama saya mendengar satu ibu berumur 67 tahun berkata begini: “Jangan bilang saya tua ya! Saya belum tua!” Nah loe…
Umur 55 tahun katanya setengah tua (dipanggil Oom/Tante). Jadi, apakah umur 60 tahun (dipanggil Opa/Oma) adalah resmi umur tua?
Menurut survei thn 2017 oleh U.S. Trust Insights on Wealth & Worth yang dimuat di majalah Time, setiap generasi punya pandangan yang berbeda.
Generasi Milenial (lahir thn 1980-2000): umur tua adalah 59 tahun ke atas.
Generasi X (lahir thn 1960-1980): umur tua adalah 65 tahun ke atas.
Generasi Boomers (lahir thn 1940-1960): umur tua adalah 73 tahun ke atas.
Rupanya, semakin tua anda, semakin batasan tua bertambah tua! Orang yang muda melihat ke yang lebih tua dengan kikir. Yang sudah tua lebih murah hati. Atau justru yang lebih tua tidak mau cepat-cepat merasa tua.
Soal tua ini menjadi perhatian kita karena Mahathir kembali menjadi Perdana Menteri Malaysia pada umur 92 tahun. Kita bisa sinis dan bilang begini: gawat tuh Malaysia. Orang muda yang berumur di bawah 80 tahun kagak ada yang mampu, sehingga mereka terpaksa memilih orang tua umur 92 tahun! Atau kita bisa kagum dan bilang: Hebat nih Mahathir… kok bisa tetap segar dan sehat pada umur segitu ya?!
Mendingan pilih kagum deh daripada sinis. Karena menurut saya, sinis adalah tanda anda mulai tua!
Kaleb berumur 45 tahun ketika dia mengikut Musa keluar dari tanah Mesir. Selama 40 tahun dia ikut mengembara di padang gurun. Waktu masuk Kanaan, umurnya sudah 85 tahun. Apakah beliau sudah tua? Orang yang paling bisa menjawab adalah Kaleb sendiri, bukan orang lain. Dan inilah jawabannya: 11 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk. Wow… antara umur 45 dan 85 tidak ada bedanya! Tanpa falisitas kesehatan, tanpa vitamin tanpa suplemen… ini yang orang bilang: inspiring!
Dan untuk membuktikan bahwa dia masih kuat, ini yang dia lakukan: 12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN.
Dia minta dikirim ke pegunungan untuk berperang. Dalam peperangan, orang yang di atas gunung memiliki keuntungan dibandingkan dengan lawannya yang di bawah gunung. Posisi Kaleb akan lebih lemah dari lawannya.
Bukan gunung sembarang gunung. Gunung yang sudah didiami orang, sudah ada musuh, bukan gunung kosong.
Bukan musuh sembarang musuh, tapi orang Enak. Saudara tahu orang Enak itu orang apa? Raksasa! Bukan kurcaci. R.A.K.S.A.S.A.!
Dan ini bukan raksasa lemes, tapi raksasa perkasa yang sudah membangun kota-kota besar dengan benteng yang kuat. Kota berkubu, didiami oleh raksasa, berlokasi di pegunungan.
Dengan kata lain, Kaleb minta tugas yang sulit dan berbahaya! Dia tidak bilang: opa mendingan di sini aja, dalam tenda di lembah… udah tuwaaak. Minta selimut ama kaos kaki tebal yak, opa ngga kuat dingin…
Tidak! Kaleb justru mau ada di medan perang, mengalahkan raksasa di gunung.
Hellooo… yang merasa tua padahal umur baru 84! Malu sama Kaleb!
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT