Image Background
header
Umum U  A  N  G  (1)
U A N G (1)
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
(1 Tim 6:10)
Well Fargo, bank di AS, melakukan survey dan menanyakan pertanyaan ini kepada ribuan responden: Topik apa yang paling sulit dibicarakan dalam hidup anda? Jawaban paling banyak: Uang.
Uang adalah topik yang sulit dibicarakan baik di rumah tangga, gereja ataupun pergaulan. Kenapa? Karena uang adalah topik yang sangat emosional. Uang memiliki kekuatan untuk mengaduk-aduk emosi atau perasaan manusia.
Orang bisa jadi marah-marah karena uang hilang.
Orang bisa jadi ketawa-ketawa senang karena uang datang.
Orang bisa jadi sedih dan depresi karena uang.
Teman bisa jadi musuh karena masalah uang.
Orang bisa bunuh diri karena merasa tidak bisa hidup tanpa uang.
Orang bisa membunuh orang lain demi uang.
Orang bisa melanggar hukum karena kebutuhan akan uang.
Orang bisa menjual diri, prinsip, harga diri karena cintanya akan uang.
Maka tidaklah salah kata Paulus: akar segala kejahatan ialah cinta uang. Dari semua ayat yang ada di Alkitab, inilah ayat yang paling sering disalah kutip. Salah kutipnya begini: akar segala kejahatan ialah uang. Kata ‘cinta’ dihilangkan, padahal itu kata kunci untuk memahami arti kalimat ini. Orang berbuat jahat bukan karena uang, tapi karena cinta uang.
Cinta berbicara tentang pengabdian total, perhatian yang mendalam, peralihan kendali kepada obyek yang dicintai. Jadi orang yang cinta uang akan mengabdi total kepada uang, memberikan perhatian yang mendalam kepada uang, dan menyerahkan kendali hidupnya kepada uang. Pendek kata, uang menjadi segala-galanya dalam hidup orang tersebut.
Uang berkaitan erat dengan kehidupan.
Setiap hari, hidup manusia berkutat dengan yang namanya uang. Kalau saudara bekerja di kantor selama 8 jam, maka 8 jam itu diperuntukkan untuk mencari uang. Kalau saudara punya usaha sendiri, waktu yang dipakai untuk mencari uang sering kali lebih dari 8 jam. Di luar 8 jam itu, kita masih memakai waktu kita untuk membelanjakan uang. Selain itu, masih memikirkan menyimpan uang, menggandakan uang.
Pokoknya, mayoritas waktu manusia dihabiskan untuk hal-hal yang berurusan dengan uang.
Uang berhubungan dengan rumah tangga.
Enam puluh empat persen (64%) pertengkaran rumah tangga adalah karena masalah uang.
Lima puluh empat persen (54%) perceraian terjadi karena persoalan uang.
Uang berhubungan dengan kerohanian.
Ini yang barangkali sering kali tidak disadari orang: betapa eratnya uang dengan kerohanian seseorang. Menurut Howard L. Dayton, Jr., Leadership, Vol. 2, no. 2:
• Dari 38% perumpamaan Tuhan Yesus, 16 di antaranya adalah menyangkut uang.
• Sepuluh persen (10%), 288 ayat, dari 4 Injil adalah berhubungan dengan uang.
• Di seluruh Alkitab, ada kurang dari 500 ayat yang berbicara tentang iman, ada lebih dari 500 ayat tentang doa, ada 2.350 ayat yang berbicara tentang uang.
Jadi jelas sekali, uang adalah topik penting di Alkitab. Cara kita menangani uang bisa menjadi petunjuk tentang kerohanian kita.
Francis Bacon, filsuf dari Inggris, dikenal karena, antara lain, kutipannya tentang uang: “Money is a great servant but a bad master.” (Uang adalah hamba yang luar biasa tapi majikan yang jahat)
Pertanyaan: apakah uang adalah majikan kita atau hamba kita?
Untuk menjawab pertanyaan ini, perhatikanlah hal-hal berikut ini:
MEMILIKI UANG MENCINTAI UANG
Memiliki rasa cukup Tidak pernah merasa cukup
Senang berbagi Susah memberi/berbagi
Fokus: bagaimana meningkatkan mutu kehidupan Fokus: bagaimana mendapat uang lebih (menjadi kaya)
Memegang prinsip dan nilai-nilai dalam mencari uang Mengabaikan prinsip, nilai-nilai, kesehatan, persahabatan, nurani dalam mencari uang
Sederhana Pamer

Saudara yang mana?
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT