Image Background
header
Umum S D M  &  S M D
S D M & S M D
SDM DAN SMD

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" (Kej 3:9)
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" (Yes 6:8)
Tetapi waktunya tiba, dan sekaranglah waktunya, ketika penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam roh dan dalam kebenaran: sebab Bapa mencari yang demikian untuk menyembah Dia. (Yoh 4:23 – terjemahan langsung dari KJV)

Allah mencari manusia. Dari jaman Adam sampai sekarang. Bukan karena Dia tidak tahu manusia berada dimana. Bukan karena kita dan Dia sedang main petak umpet. Bukan karena Dia lagi bingung. Bukan karena kita terlalu pintar bersembunyi. Melainkan karena Dia menghendaki kerelaan hati... Dia tahu persis kita berada dimana. Sehelai rambut kita jatuhpun Dia tahu. Kita belum membuka mulut saja, Dia sudah tahu kita mau berdoa apa (Mat 6:8).
Allah mencari manusia. Bukan sembarang manusia, tetapi manusia yang bersedia dipakai oleh Dia. Tuain banyak, yang kurang pekerjanya, kata Tuhan Yesus di Mat 9. Jadi masalah Sumber Daya Manusia (SDM) adalah masalah klasik yang sudah terjadi dari dulu sampai sekarang.
Masalah SDM harus dijawab dengan SMD. Allah sedang menantikan orang-orang seperti Yesaya, yang siap berkata, ”Ini aku. Utuslah aku.” Inilah orang-orang yang berkata, ”Saya Mau Diutus! Saya Mau Dipakai!” (SMD). SMD akan menjawab permasalahan SDM. Setiap kita ditantang untuk menjadi SMD.
Jelas SMD bukan hanya slogan, tetapi berbicara tentang komitment, pengorbanan, membayar harga. Dunia berubah karena ada SMD. Gereja hanya bertumbuh kalau ada SMD. Pembuat sejarah adalah SMD: Rasul Paulus, Rasul Petrus, William Carey, David Livingstone, dan tokoh-tokoh lain. Tetapi SMD SMD lain bekerja diam-diam dan tidak dikenal oleh manusia, hanya dikenal oleh Bapa yang empunya tuaian. Nama mereka tidak muncul dalam kitab sejarah dunia, tetapi ada tercatat dalam kitab kehidupan Anak Domba Allah. Upah untuk mereka datang dari sorga. Tanpa mereka, pekerjaan Tuhan tidak berjalan. Allah memberi pertumbuhan, tetapi harus ada Paulus yang menanam, dan Apolos yang menyiram (1 Kor 3:6).
Orang seperti apa yang dicari?
Dasar pemakaian Tuhan bukanlah pada kekayaan. Orang kaya orang miskin bisa dipakai Tuhan. Bukan Tuhan namanya kalau hanya bisa memakai orang kaya. Tuhan memakai pembantu rumah tangga miskin bernama Gladys Aylward sama seperti Dia memakai bangsawan kaya bernama Toyohiko Kagawa.
Dasar pemilihan Tuhan bukanlah pada kepintaran. Tuhan memakai lulusan SMP seperti Brother Andrew, pendiri Open Doors, sama seperti Dia memakai John Sung yang lulus S3.
Dasar pemakaian dan pemilihan Tuhan adalah kebersediaan. Tuhan tidak mencari orang yang pintar atau kaya, tetapi orang yang mau (dan itu bisa orang pintar/bodoh, kaya/miskin).
Saya memulai pelayanan saya sebagai sopir gereja yang bertugas menjemput jemaat. Saya datang paling pagi dan pulang paling sore. Saya setia dengan tugas kecil ini. Saya jalankan pelayanan ini sampai gereja pecah karena kesalahan gembala sidangnya.
Saya naik mimbar agak terpaksa karena diminta oleh gembala sidang kami untuk menterjemahkan satu orang pembicara tamu dari Brisbane, Australia. Saya bersedia. Saya lakukan tugas menterjemahkan bertahun-tahun, sambil membukakan pintu rumah saya sebagai rumah singgah bagi pendeta-pendeta luar negeri yang memerlukan tempat menginap di Jakarta. Saya tidak punya pemanas air. Jadi setiap kali para pendeta ini mau mandi, saya harus memasak air panas dulu.
Saya menjadi pengkhotbah bukan karena saya mau, tapi karena diminta oleh gembala sidang saya. Saya bersedia. Jadi saya selalu siap kalau ditunjuk, sekalipun tidak pernah mengajukan diri. Dari segi kemampuan, saya kalah dibandingkan dengan banyak orang lain. Saya hanya punya satu bekal saja: saya bersedia dipakai sebagai alat Tuhan. SMD alias Saya Mau Dipakai.
Apakah saudara/i bersedia menjadi SMD?
Jika iya, katakan kepada Dia melalui doa sederhana ini:
Tuhan Yesus, inilah aku. Dengan segala kekuranganku, aku bersedia Tuhan pakai sebagai alat. Silahkan manfaatkan aku, ya Tuhan…
Setelah menaikkan doa ini, tunggulah Tuhan. Dia akan bekerja memakai saudara. Saudara kemungkinan besar tidak akan membangkitkan orang mati besok pagi. Barangkali saudara akan menunggu. Mungkin sebentar mungkin lama. Nantikanlah Dia. Sebab Dia setia. (pst)
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT