Image Background
header
sermon notes DASAR-DASAR DOA 2
DASAR-DASAR DOA 2
Bacaan: Mat 6:5-15
Di Lukas 11, ajaran Yesus tentang doa dipicu oleh permintaan murid-murid untuk diajarkan doa.
Doa adalah sesuatu yang perlu dipelajari. Murid Yesus minta diajar berdoa – bukan mereka tidak tahu cara berdoa atau kata-kata apa yg harus dipakai. Mereka melihat ada yang berbeda dlm doa Yesus:
1. kuasa doa Yesus yang luar biasa, tidak seperti orang lain berdoa. Ada sesuatu yang berbeda dalam doa Yesus dalam hal kuasanya.
2. ketergantungan Yesus kpd Bapa di sorga. Dalam Yoh 5:19. Yesus berkata bhw Dia tidak bisa berbuat apa apa kalau tidak melihat Bapa di sorga melakukannya. Ketergantungan Yesus ini ditunjukkan dengan banyaknya Dia berdoa kpd Bapa-Nya.
3. keintiman Yesus dengan Bapa. Bagi Yesus, Allah adalah Bapa yang sangat dekat dengan Dia → Yoh 10:30.

Kita harus membangun ketergantungan dan keintiman. Ketergantungan tanpa keintiman membuat kita hanya berdoa kalau kita butuh pertolongan. Keintiman akan membuat kita tetap berdoa sekalipun tidak ada apa apa yang diminta.

Dalam pengajaran-Nya, Tuhan Yesus mengajarkan bbrp hal ini:
 Peringatan ttg motivasi doa (ay 5): doa bukan untuk pamer. Doa bisa disalahgunakan sebagai arena, bukan utk mencari hati Tuhan, tapi hati manusia.
Doa terbaik dilakukan tanpa menonjolkan diri/dengan tersembunyi, bahasa kita jadi tulus, niat kita jadi kudus.
 Peringatan ttg cara doa (ay 7): bukan panjangnya doa yang penting. Berdoa panjang adalah cara orang yang tidak mengenal Tuhan untuk membuat Tuhan terkesan dan menjawab doanya.
 Pola doa – pertama minta hal-hal yang diiinginkan oleh Bapa. 3 hal: Namanya dikuduskan; Kerajaan-Nya dinyatakan; kehendak-Nya jadi. Setelah itu barulah minta apa yang kita butuhkan (ada 3): makanan (berkat), pengampunan dan perlindungan. Doa tidak boleh egois utk diri sendiri.
 Persyaratan doa – pengampunan  Mat 6:14-15 1 Yoh 4:20. Hubungan kita dengan Allah tercermin dari hubungan kita dgn sesama kita.


Pertanyaan untuk diskusi:
1. Apa berkat yang sdr terima dari Firman Tuhan ini?
2. Apakah sdr merasa kehidupan doa sdr sudah mencukupi utk menghadapi tantangan hidup ini?
3. Adakah hal ttt yang sdr bertekad lakukan sehubungan dengan Firman Tuhan ini?
4. Adakah orang ttt yang sdr perlu ampuni dalam hidup ini? Kalau ada, apa yang sdr mau lakukan?
5. Apakah sdr punya target tertentu ttg doa yang sdr ingin capai? Bisakah itu dibagikan untuk didoakan? (Contoh: saya minta didoakan spy bisa berdoa minimal 5 menit setiap hari).
Footer
Wisma Achilles Lt 6, Jl Panjang No.29, Kedoya – Jakarta Barat | Phone: (021) 58908595,Fax: (021) 58357514 | Email: admin
@gbiputera.org©2015 GBI Putera. All Rights Reserved.
Jasa Pembuatan Website By IKT